Bekam Cepat Turunkan Gula Darah Ini Penjelasan Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang

Bekam Cepat Turunkan Gula Darah, Ini Penjelasan Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang

Diabetes melitus menjadi salah satu penyakit kronis yang terus meningkat jumlah penderitanya di seluruh dunia.

Penyakit ini terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif, sehingga kadar gula dalam darah meningkat. 

Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kualitas hidup, tetapi juga berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti kerusakan organ, gangguan saraf, hingga penyakit jantung.

Seiring meningkatnya jumlah penderita diabetes, berbagai pendekatan pengobatan terus dikembangkan, tidak hanya secara medis konvensional tetapi juga melalui terapi komplementer. 

Salah satu terapi yang kini banyak diminati adalah bekam atau wet cupping therapy. Sebuah metode pengobatan klasik yang telah digunakan selama ribuan tahun di berbagai budaya. 

Demikian hasil penelitian medis yang diungkapkan dokter Indri Seta Septadina dan dokter Rizka Fadilah dari Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang Sumatera Selatan.

Menurut jurnal medis ini, bekam dilakukan dengan menempelkan cangkir khusus pada permukaan kulit untuk menciptakan tekanan negatif (vakum). 

Tekanan ini menyebabkan kulit terangkat dan meningkatkan aliran darah di area tersebut. Di lapangan, terdapat beberapa jenis bekam seperti bekam kering (tanpa sayatan) dan bekam basah. 

Bekam basah dengan goresan atau sayatan kecil untuk mengeluarkan darah dan bekam api yang menggunakan panas untuk menciptakan vakum.

Secara historis, bekam telah dikenal sejak zaman Mesir Kuno sekitar 1550 SM dan juga digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok serta Timur Tengah. 

Dalam berbagai tradisi, bekam dipercaya mampu membantu mengeluarkan “zat berbahaya” dari tubuh serta memperbaiki keseimbangan energi dan sirkulasi darah.

Dalam konteks diabetes, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bekam memiliki potensi sebagai terapi pendamping untuk membantu menurunkan kadar gula darah. 

Salah satu alasan utama adalah efek bekam terhadap peningkatan sirkulasi darah. Saat terjadi vakum pada kulit, pembuluh darah di area tersebut melebar (vasodilatasi) sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. 

Hal ini membantu proses physiological clearance, yaitu pembersihan zat sisa metabolisme dari dalam tubuh.

Selain itu, bekam juga diduga berperan dalam meningkatkan sensitivitas reseptor insulin. 

Pada penderita diabetes, salah satu masalah utama adalah resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik. 

Melalui proses bekam, terjadi pelepasan zat-zat tertentu dari jaringan tubuh yang membantu membuka jalur reseptor insulin. 

Sehingga insulin dapat bekerja lebih efektif dalam menurunkan kadar gula darah.

Mekanisme lain yang menjelaskan penurunan gula darah adalah efek bekam terhadap metabolisme di hati dan otot. 

Bekam diyakini membantu mengeluarkan sisa metabolisme dari sirkulasi portal di hati, sehingga fungsi hati dalam mengatur glukosa menjadi lebih optimal. 

Selain itu, peningkatan aliran darah ke otot dapat meningkatkan penggunaan glukosa oleh sel otot sebagai energi, yang secara langsung menurunkan kadar gula dalam darah.

Tidak hanya itu, bekam juga disebut dapat memengaruhi fungsi pankreas, organ yang memproduksi insulin. 

Dengan meningkatnya sirkulasi darah ke pankreas, sel beta yang bertugas menghasilkan insulin mendapatkan suplai nutrisi yang lebih baik. 

Hal ini berpotensi membantu meningkatkan produksi dan regulasi insulin dalam tubuh. Beberapa penelitian klinis sangat mendukung manfaat bekam ini. 

Studi menunjukkan bahwa pasien diabetes tipe 2 yang menjalani kombinasi olahraga aerobik dan bekam basah mengalami penurunan kadar HbA1c yang lebih signifikan. 

Dibandingkan hanya melakukan olahraga saja, penurunan kadar gula darah tidak secepat mereka yang melakukan bekam. 

HbA1c merupakan indikator penting untuk melihat kontrol gula darah dalam jangka panjang.

Penelitian lain juga menemukan bahwa bekam basah dapat memperbaiki gula darah puasa, fungsi ginjal, dan parameter pembuluh darah. 

Hal ini menunjukkan bahwa manfaat bekam tidak hanya terbatas pada penurunan gula darah, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan kondisi kesehatan secara keseluruhan. 

Karena itu, terapi bekam harus dilakukan praktisi yang sangat berpengalaman. Dengan pendekatan yang tepat, bekam dapat menjadi salah satu terapi komplementer yang membantu pengelolaan diabetes secara lebih holistik. 

Namun, kunci utama adalah tetap pada pola hidup sehat, bekam yang teratur, dan pemantauan kadar gula darah secara rutin.

Unduh Jurnal: Bekam dan Diabetes

Related Articles

🩸
Bekam Diabetes
 
Kondisi metabolik seperti diabetes memerlukan perhatian dan pengelolaan yang konsisten. Gejala yang sering dirasakan antara lain mudah lelah, perubahan berat badan, dan gangguan kadar gula.

Sebagai bagian dari ikhtiar perawatan, terapi dilakukan melalui teknik goresan presisi ± 0,9 mm secara terukur dan profesional, dengan pendekatan yang disiplin, terarah dan berkelanjutan
❤️
Bekam Jantung
 
Gangguan pada jantung dapat terjadi secara tiba-tiba dan memerlukan perhatian yang serius. Keluhan seperti nyeri dada akibat hambatan aliran darah perlu ditangani dengan pendekatan yang tepat dan terukur.

Sebagai bagian dari ikhtiar perawatan, terapi dilakukan melalui teknik goresan presisi ± 0,9 mm dalam rangkaian sesi yang terarah dan profesional, dengan pendekatan yang berkelanjutan
🧬
Bekam Ginjal
 
Gangguan fungsi ginjal dapat diawali dengan gejala seperti mudah lelah, perubahan frekuensi buang air kecil, pembengkakan pada kaki, hingga penurunan berat badan yang signifikan.

Sebagai bagian dari ikhtiar perawatan, terapi dilakukan melalui teknik goresan presisi ±0,9 mm dalam sesi yang terarah dan profesional, dengan pendekatan yang terukur dan sistematis
📿
Ruqyah Jasmani Rohani
 
Gangguan bisa bersifat jasmani & rohani. Ruqyah dilakukan dengan pembacaan Al Qur’an, zikir, doa.

Penanganan dilakukan secara profesional dengan menjaga adab, kehati-hatian, dan berpegang nilai-nilai syariah dalam proses ruqyah
🏠
Ruqyah Tempat (Hunian)
 
Gangguan nonmedis tidak hanya menimpa individu, namun juga lingkungan atau tempat beraktivitas.

Ruqyah tempat dilakukan sebagai ikhtiar menghadirkan ketenangan, kenyamanan, dan suasana yang lebih baik agar aktivitas penuh keberkahan
Pemulihan Spiritual
 
Sebagian individu mungkin pernah melakukan tirakat tertentu yang bertentangan dengan syariat Islam.

Ruqyah dilakukan sebagai proses pertobatan, pemulihan, dan pembersihan jasmani rohani untuk mengembalikan keimanan

Informasi Umum

 
Bekam Batam Bengkel Manusia Indonesia Yayasan An Nubuwwah berpengalaman sejak tahun 1999 menangani keluhan diabetes, ginjal, jantung, dan gangguan nonmedis
Kami memberikan pendampingan spiritual akibat gangguan iblis, setan, jin, sihir, al ‘ain, ad dajjal dengan pendekatan Islami sesuai syariat Nabi Muhammad ﷺ

Medis-Nonmedis

 

Medis

◇ Ginjal
◇ Jantung
◇ Diabetes
◇ Nonmedis lainnya

Ruqyah

◇ Sihir/guna-guna
◇ Rumah/ruko/gudang
◇ Iblis, jin, setan, al ‘ain
◇ Gangguan gaib lainnya

Semua Kalangan

 
◇ Pria
◇ Wanita

Semua Usia

◇ Bayi/balita
◇ Anak/remaja
◇ Dewasa/lansia

Jam Praktik

◇ 07.30–20.30 WIB
◇ Wajib perjanjian
◇ Daftar via WhatsApp

Daftar Online

 
◇ Nama:
◇ TTL:
◇ Alamat:
◇ Pekerjaan:
◇ Agama:
◇ Keluhan:
◇ Rencana Kedatangan:
Silakan kirimkan pendaftaran Anda ke WhatsApp center:

(+62) 813-2871-2147
Copyright © 2000 – All Rights Reserved
Bekam Batam • Ruqyah Batam • Bengkel Manusia Indonesia
Alamat: Anggrek Sari Blok G-2 Kota Batam, Kepulauan Riau – Indonesia
Call Center: (+62) 813-2871-2147 • Donation BCA: 579-0159-154
SEO Manager & Website Developer – An Nubuwwah Batam